Free Palestine !!!

Free Palestine !!!

• • 10 Views •

Oleh: Ahmad Cholis Hamzah

Optika.id – Presiden Prabowo Subianto pernah menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap solusi dua negara dalam penyelesaian konflik di Gaza. Menurutnya, perdamaian sejati hanya akan terwujud jika hak Palestina dan keamanan Israel diakui serta dijamin oleh komunitas internasional. “Kita harus memiliki Palestina yang merdeka, tetapi kita juga harus, kita juga harus mengakui, kita juga harus menghormati, dan kita juga harus menjamin keselamatan dan keamanan Israel. Hanya dengan begitu kita bisa memiliki perdamaian sejati, perdamaian yang nyata, tanpa kebencian dan tanpa kecurigaan. Satu-satunya solusi adalah solusi dua negara,” ucap Presiden dalam pidatonya pada Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada Selasa, 23 September 2025.

Khusus ucapan pak Prabowo tentang perlunya jaminan dan keselamatan Israel mendapatkan reaksi yang beragam di dalam maupun diluar negeri. Jarang ada pimpinan negara-negara Islam yang mengatakan perlunya jaminan perlindungan keamanan Israel. Pimpinan Iran dulu bahkan pernah mengatakan bahwa Israel harus dihapus dari peta dunia karena melakukan genosida.

Pidato pak Prabowo seperti itu tentu menyenangkan pihak Amerika Serikat dan Israel karena terkesan ada “pembelaan” terhadap Israel – meskipun dengan syarat kemerdekaan Palestina harus diakui. Media Israel – Times of Israel tanggal 25 September 2025 memberitakan: “Israel was surprised by Indonesian President Prabowo Subianto’s United Nations speech on Tuesday, in which he said the world must respect Israel’s right to live in security, an Israeli official tells The Times of Israel.
Subianto ended his speech by saying, “Shalom.” (Israel merasa surprise dengan pidato Presiden Perserikatan Bangsa-Bangsa Indonesia Prabowo Subianto pada hari Selasa, di mana ia mengatakan dunia harus menghormati hak Israel untuk hidup dalam keamanan, kata seorang pejabat Israel kepada The Times of Israel.
Subianto mengakhiri pidatonya dengan mengatakan, “Shalom.”

Pidato pak presiden di PBB itu dianggap ambigu yang terkesan “mengakui” Israel,

Namun ada momen tak terduga dan mengejutkan terjadi saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur pada tanggal 19 September 2026. Prabowo mendapat keffiyeh atau sorban bermotif kotak-kotak yang menjadi simbol perlawanan dan identitas rakyat Palestina. Mulanya, Prabowo menyapa para tamu undangan yang hadir. Salah satunya Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Al-Sattari. Tak lama kemudian, Prabowo lalu meneriakkan solidaritas untuk kemerdekaan rakyat Palestina. “Free Palestine! Free Palestine! Free Palestine!,” teriak Prabowo dengan lantang sambil mengepalkan tangan kanan.

Teriakan pak Prabowo akan kebebasan dan kemerdekaan Palestina dari pendudukan secara ilegal oleh Israel menunjukkan ketegasan sikap Indonesia sejak dulu tentang dukungan Indonesia kepada bangsa Palestina. Dukungan Indonesia itu tentu berdasarkan Mukadimah UUD Indonesia yang menyatakan bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa.

Sampai saya menulis artikel ini saya belum mengecek bagaimana reaksi negara Amerika Serikat dan sekutunya negara barat termasuk Israel.

Diskusi (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!