Pilkada Situbondo: Bung Karna Tiada Lawan?

author Pahlevi

- Pewarta

Senin, 01 Jul 2024 00:52 WIB

Pilkada Situbondo: Bung Karna Tiada Lawan?

Optika.id (Situbondo) - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Situbondo 2024 terlihat masih adem ayem, jika dibandingkan dengan daerah lain di wilayah tapal kuda. Lantaran Bupati incumbent Karna Suswandi (Bung Karna) masih belum menemukan lawan yang sepadan. Bupati Karna pun bakal menggandeng wakilnya kembali Nyai Khoirani pada Pilkada 2024 yang akan digelar pada 27 November 2024.

Sebelumnya, Lembaga PolMark Research Center (PRC) merilis hasil survei Calon Bupati dan Wakil Bupati Situbondo di Pilkada Serentak 2024. Hasilnya elektabilitas Bupati Karna Suswandi dan wakilnya Nyai. Khoirani (Karunia) menjadi yang tertinggi.

Baca Juga: Khofifah Apresiasi Event "Situbondo Etnik Festival"

Survei yang dilakukan pada tanggal 1-13 Mei 2024 tersebut menunjukkan elektabilitas Calon Bupati Situbondo Karna Suswandi mencapai 63,5 persen, di posisi kedua ada Rio Prayogo dengan perolehan 7,7 persen, disusul Nyai Khoirani di posisi ketiga dengan perolehan 2,8 persen.

Sementara itu, untuk Calon Wakil Bupati Situbondo dengan elektabilitas tertinggi, yakni Nyai Khoirani dengan perolehan nilai 45,7 persen, di posisi kedua ada Yoyok Mulyadi 5,3 persen, dan di posisi ketiga ada Zeiniye dengan nilai 3,5 persen.

Hasil survei ini pun mendapat respons positif dari Ketua DPC Partai Demokrat Situbondo, Janur Sasra Ananda. Anggota DPRD Situbondo ini optimistis pasangan Karna Suswandi-Nyai. Khoirani bakal memenangkan Pilkada Situbondo 2024.

“Hasil survei ini tentunya menjadi salah satu alasan kenapa Partai Demokrat, Golkar dan Hanura tetap menginginkan Nyai. Khoirani mendampingi Pak Karna maju di Pilkada Situbondo. Karena pasangan ini sangat besar sekali peluangnya memenangkan Pilkada ini,” kata Janur dalam keterangannya, Senin (1/7/2024).

Menurut Janur, tingginya elektabilitas pasangan Karna Suswandi-Nyai. Khoirani ini dikarenakan faktor tingkat kepuasan publik terhadap kinerja mereka berdua dalam memimpin Kabupaten Situbondo.

“Kemudian berbagai program beliau berdua sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti program Sehati, insentif Ketua RT dan guru ngaji serta program infrastruktur di pelosok-pelosok desa,” bebernya.

Janur menyampaikan, dirinya sudah memaparkan hasil survei PolMark tersebut kepada DPD Partai Demokrat Jawa Timur. “Jadi ada beberapa kabupaten sudah diundang rapat di DPD Jawa Timur termasuk Situbondo salah satunya tentang persiapan di masing-masing kabupaten. Situbondo menyampaikan hasil survei yang dikeluarkan oleh PolMark Research Center,” tukasnya.

Gerindra Beri Rekom

Selain itu, Partai Gerindra resmi mengusung incumbent Karna Suswani-Khoirani di Pilbup Situbondo 2024. Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad dalam sambutannya saat di acara Rapimcab DPC Gerindra Situbondo menegaskan dukungan partai berlabuh kepada petahana.

"Suasana ini sudah menggambarkan. Ini sudah speak louder, kehadiran Bung Karna dan Nyai Khoirani sudah berbicara lebih lantang daripada kenyataannnya," kata Sadad dalam keterangannya, Jumat (24/5/2024).

"Ini menunjukkan, bahwa dukungan Gerindra sudah mengarah kepada dua orang yang hadir di tengah-tengah kita," tambahnya.

Politikus yang akrab disapa Gus Sadad ini optimis, dukungan Gerindra akan membawa Karna-Khoirani kembali meraih kemenangan di Pilkada Situbondo.

Keluarga Ponpes Sidogiri ini mencontohkan, meski Gerindra bukan partai terkuat di Situbondo, tapi militansi para kader Gerindra di Situbondo terbukti jitu memenangkan paslon 02 Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

"Kita sudah pengalaman memenangkan Pilpres pada Februari lalu. Semua berjibaku, seluruh jajaran DPC, termasuk 6 orang anggota DPRD terpilih yang menggunakan dan manfaatkan seluruh potensi yang dimilikinya, untuk berjuang bersama-sama mengantarkan calon presiden kita menjadi presiden terpilih," katanya.

"Bahkan kadang-kadang mengorbankan dirinya sendiri. Lebih sering mengampanyekan calon presiden daripada dirinya sendiri. Itu menunjukkan, bahwa Gerindra melahirkan kader-kader yang militan, bahwa sesuatu yang jauh lebih besar itu harus kita perjuangkan," imbuh pimpinan DPRD Jatim ini.

Dia berharap, kisah manis di Pilpres bisa terulang di Pilkada Situbondo dengan mengantarkan Karna-Khoirani menjadi bupati-wakil bupati.

“Pilkada nanti akan diadakan November. Enam bulan lagi kita ulangi suasana itu, kegairahan itu, antusiasme itu. Kita bersama-sama antarkan calon bupati dan wakil bupati kita menuju kemenangan yang gilang gemilang," tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Karna Suswandi, mengatakan, rekomendasi Gerindra di Kabupaten Situbondo sudah diserahkan dari Ketua DPD Gerindra Jatim padanya sebagai Calon Bupati Situbondo.

Baca Juga: Pemkab Situbondo Gelar Gebyar Hadiah Puluhan Juta Rupiah, Targetkan 70 Persen Vaksinasi

“Alhamdulillah, mudah-mudahan ini membawa manfaat bagi masyarakat Situbondo. Ini rekomendasi loh ya yang diserahkan,” kata Bung Karna sapaan akrabnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sampaikan terima kasih kepada Partai Gerindra yang telah memutuskan dan secara resmi mengusung saya dan Ibu Nyai Khoirani sebagai bakal cabup-cawabup,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Situbondo, Hambali menyatakan kadernya siap all outmemenangkan Karna-Khoirani. Gerindra yang meraih 6 kursi DPRD Situbondo yakin Karna-Khoirani bisa menang telak di Pilkada 2024.

"Keputusannya kita secara mufakat mengusulkan bakal calon bupati Karna Suwandi dan Nyai Khoirani sebagai bakal calon wakil bupati. Yakin menang telak di Pilkada 2024," tegasnya.

Dia menjelaskan, dukungan kepada Karna Suswandi dan Nyai Khoirani juga diberikan karena beberapa pertimbangan, di antaranya visi misi bakal pasangan calon Karunia itu.

“Ada pertimbangan lainnya, selain penyampaian visi misi, yakni pandangan umum perwakilan masing-masing daerah pilihan [dapil],” kata Hambali yang dikutip dari Antara.

Mengenai kader Partai Gerindra yang tidak mendukung bakal cabup-cabup Karunia, Hambali dengan tegas menyatakan akan memberikan sanksi.

“Bagi yang membelot tentu kami sanksi tegas, jika tidak mempunyai jabatan struktur kalau di PAC dan Ranting diberhentikan. Kalau di DPRD dan dia punya jabatan AKD bisa saja dicopot dan bahkan PAW,” ucap Hambali.

Golkar Juga Beri Rekom

DPD Golkar Situbondo juga resmi mengusung pasangan petahana Karna Suswandi-Khoironi sebagai Bacabup-Bacawabup Pilkada Situbondo 2024.

Baca Juga: La Nyalla Ingin Pelabuhan Situbondo, Diberikan Izin Berlayar Jarak Jauh

Bahkan, DPD Golkar Situbondo terang-terangan memperkenalkan sosok yang saat ini menjabat sebagai bupati dan wakil bupati ini kepada 17 pengurus kecamatan (PK) di Situbondo.

"Kami secara resmi mengusung pasangan ini sebagai bakal calon," tegas Ketua DPD Golkar Situbondo, Rahmad, dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2024).

Golkar Situbondo mempunyai sejumlah alasan dalam menetapkan bakal calon yang akan diusung dalam Pilkada November yang akan datang. Salah satu berdasarkan hasil survei Karna Suswandi-Khoironi tergolong tinggi.

"Hasil survei elektabilitasnya 70 persen, serta tingkat kepuasan publik yang mencapai 75 persen," paparnya.

Rahmad menyebut sebelumnya ada tiga nama yang rencananya akan diusung Golkar pada Pilkada 2024 mendatang. Yakni dirinya sendiri, Sekjen DPD Partai Golkar, Heroe Soegihartonoe, dan Bupati Karna Suswandi.

"Karena saya dan Pak Heru terpilih sebagai anggota DPRD periode ini, maka saya akan fokus di legislatif saja," tukasnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo Karna Suswandi mengaku merasa bangga atas kepercayaan partai Golkar yang telah mempercayainya sebagai bakal calon bupati pada Pilkada yang akan digelar November mendatang.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami berkomitmen untuk terus mengabdikan diri kepada masyarakat Situbondo," ujar Karna.

Sebagai informasi, partai Gerindra dengan jumlah 6 kursi resmi mendukung Karunia (Karna-Khoirani). Sebelumnya, Golkar dengan 5 kursi, Demokrat dengan 3 kursi, dan Hanura dengan 1 kursi menyatakan siap mengusung Karunia pada Pilkada Situbondo 2024. Kini total Karunia sudah mendapat dukungan 15 kursi DPRD Situbondo yang berarti sudah memenuhi syarat dukungan cabup-cawabup.

Hingga kini tersisa 3 partai politik yang belum memberikan rekomendasi calon bupati yang akan diusung pada Pilkada Situbondo 2024, yakni PPP, PDI Perjuangan, dan PKB. Sehingga siapa yang akan menjadi lawan Bung Karna belum kelihatan. Isu yang berkembang di lapangan nama Rio Prayogo akan diusung PKB di pilkada kali ini. Namun apakah Rio akan bertarung dengan Bung Karna? Kita lihat saja nanti!

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU