Ade Armando Bongkar Skenario Invasi Dari China, Begini Penjelasannya

author Eka Ratna Sari

- Pewarta

Jumat, 11 Agu 2023 10:46 WIB

Ade Armando Bongkar Skenario Invasi Dari China, Begini Penjelasannya

Optika.id - Aksi Ade Armando, seorang Kader dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mendapat perhatian luas karena ia mengungkap rencana invasi China melalui kolaborasi dengan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Baca Juga: Ade Armando Bongkar Sumber Dana Simpatisan Ganjar: Lembaga Negara, Tiga Huruf

Dalam video yang menjadi viral, Ade Armando mengungkapkan bahwa berbagai strategi telah diterapkan, termasuk pengiriman pekerja dari China dan upaya mempengaruhi warga Indonesia secara ideologis.

"Mereka tidak akan mau menggunakan pekerja lokal karena tujuan mereka memanglah menjajah Indonesia. Rakyat pribumi akan diperbodoh dengan sistim pendidikan daring, anak didik pribumi tidak mampu bersaing karena sarana pendidikan yang memadai," ungkapnya seperti yang dilansir pada Jumat (11/8/2023).

Namun, terjadi kejutan bahwa video tersebut ternyata berisi informasi palsu. Ade Armando mengungkapkan bahwa yang sesungguhnya terjadi adalah ia sedang mencoba membongkar isu hoaks terkait rencana invasi dari China ke Indonesia.

Baca Juga: Ade Armando Kritisi Ketua DPP KNPI yang Sebut Anies Bukan Orang Indonesia Asli: Itu Gak Logis!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Dalam kenyataannya, ini sungguh epik. Dalam video aslinya, saya sedang berupaya memberikan penjelasan tentang penyebaran hoaks terkait invasi Cina ke Indonesia," ungkapnya melalui akun Twitter @adearmando61.

Ia menyatakan bahwa video tersebut telah diubah dengan cara yang berbeda untuk menciptakan kesan bahwa ia sedang menjelaskan rencana invasi dari China. Sebenarnya, video tersebut sudah beredar sekitar dua atau tiga tahun yang lalu.

Baca Juga: Sindir Ade Armando, Andi Sinulingga: Suara Pemilih Kristen Harus Kompak Pilih Ganjar

"Video itu diedit sehingga seolah saya mengabarkan ada invasi Cina Ke Indonesia. Video palsu ini beredar 2-3 tahun lalu," jelasnya.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU