Rombongan PDIP Jatim Sowan ke Gerindra Jatim, Bahas Apa ya?

author Dani

- Pewarta

Selasa, 11 Jun 2024 13:21 WIB

Rombongan PDIP Jatim Sowan ke Gerindra Jatim, Bahas Apa ya?

Surabaya (optika.id) - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama-sama berkunjung ke Kantor DPD Gerindra Jatim pada Senin, (10/6/2024). Kunjungan ini menghasilkan kerjasama di berbagai daerah khususnya untuk Pilkada Serentak 2024. 

Sekretaris DPD Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah mengungkapkan semangat antar kedua partai nasionalis ini adalah membangun Jatim lebih baik. 

Baca Juga: Kecurangan Pemilu dan Intimidasi Kader: Sebab PDIP Alami Penurunan Perolehan Suara di Jawa Timur

"Semangan kita adalah membangun kabupaten/kota di Jatim agar mendapat pemimpin terbak sehingga memajukan Jatim secara menyeluruh. Kita sudah membahas 38 kabupaten/kota dan banyak kesamaan. Hanya tinggal tingkat Pilgub Jatim saja yang belum dibahas detail," ujar Kharisma. 

Menurut dia, pertemuan Gerindra dan PDIP ini menghasilkan kerjasama di 16-17 kabupaten/kota. Namun, ia tidak menyebut secara detail lantaran masih rahasia. 

"Banyak yang kerja sama, sekitar 16-17 daerah tadi. Pengambilan keputusan kan di pusat, kita di provinsi hanya memberi rekomendasi ke pengambil keputusan di pusat," terangnya. 

Kharisma menambahkan, ada beberapa daerah yang sudah pasti termasuk di Ngawi, Mojokerto Raya, Nganjuk, Sumenep dan Bangkalan. Untuk sisanya, ia mengatakan akan ada surprise. 

Untuk Surabaya, Kharisma mengaku sampai kini masih belum menentukan pilihan. "Surabaya kita belum memiliki pasangan, pilihannya nanti menyiapkan pasangan atau memang bergabung dengan Eri-Armuji. Jadi Surabaya ini tidak termasuk di daerah tadi yang sudah sepakat bersama," tambahnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Budi Kanang Sulistyono mengungkapkan pihaknya membahas komitmen antar partai usai Pilkada Serentak 2024 nanti selesai digelar. 

Baca Juga: Peta Perolehan Suara Parpol di Jatim Bergeser: PKB Berhasil Tekuk PDIP

"Terpenting ada 3 hal, yang pertama kita bersama-sama bisa Gerindra yang kepala daerahnya atau PDIP kepala daerahnya. Kedua memang salah satu partai tidak punya calon, akhirnya mendukung calon dari partai PDIP atau Gerindra. Ketiga ayo kita sama-sama, kalau memang harus tempur jangan kenceng-kenceng gitulah, kalau mukul jangan kenceng-kenceng biar nggak masuk rumah sakit," katanya. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Pertempuran itu kita kompromikan, mana yang bersama-sama, posisi satu atau dua kita hitung. Mana yang Gerindra kita dukung, mana yang Gerindra dukung PDIP, mana yang masing-masing punya calon. Ini mulai kita tata, dengan harapan kita partai nasionalis ingin wilayah Jatim ini tidak berdarah-darah dan kondusif serta terjaga," tambahnya. 

Ia berharap, PDIP terus menjaga kondusifitas dengan parpol lain selama Pilkada Serentak 2024 sampai selesai. 

"Jadi, kalau sudah selesai Pilkadanya, sudah tidak ada dendam lagi, intinya penentu pemenangnya siapa ya itu sudah selesai tidak berlarut-larut," jelas dia. 

Baca Juga: Konsolidasi Akbar PDIP Jatim Targetkan Ganjar Bisa Menang 70 persen

"Kita ingin membuat rules agar tidak berbekas, tidak ada infus, dan tidak sampai bentrok," tambah dia. 

Di sisi lain, Sekretaris PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno menambahkan pihaknya mengapresiasi kebesaran hati Gerindra yang mau berdiskusi membangun Jatim bersama. 

"Kami berbicara sangat riang gembira dengan segenap jajaran pengurus Gerindra. Alhamdulillah sudah kita bahas semua kabupaten/kota semoga memberi hasil terbaik," pungkasnya. 

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU