Anies Berhasil Bawa Perubahan Peradaban di Jakarta

author Dani

- Pewarta

Jumat, 10 Mei 2024 16:33 WIB

Anies Berhasil Bawa Perubahan Peradaban di Jakarta

Jakarta (optika.id) - Tokoh pers dan Ketua Penasihat Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), H Ilham Bintang  mengatakan bila dirinya memiliki pengalaman konkrit kemampuan Anies Baswedan ketika menjabat sebagai Gubenur Jakarta. Hal itu adalah ketika dia mampu menyelesaikan kasus pendirian rumah ibadah di kawasan tempat tinggalnya yang berada di kawasan Taman Villa Meruya Jakarta Barat.

‘’Berkat Anies kebuntuan proses pendirian masjid yang ada di kompleks perumahan yang selama ini buntu bisa diseleasikan. Anies menjembatani komunikasi dengan para pihak yang tak sepakat masjid itu didirikan,’’ kata Ilham Bintang dalam perbincangan, Kamis sore, (9/5/2024).

Baca Juga: Anies Baswedan Ungkap Kesejahteraan Rakyat Ada pada Pemberantasan Korupsi

Ilham menceritkan bila masjid itu yang setelah berdiri diberi nama  At Tabayun itu dan baru ditempati dua tahun terakhir yakni bersamaan dengan masa akhir Anies menjabat sebagai gubernur DKI, didirikan dengan proses panjang. Bahkan sempat dilandasi dengan perselisihan hingga ke depan meja pengadilan.

“Dahulu penolakan pendirian masjid Attabayun di kompleks kami keras sekali. Apalagi kompleks perumahan kami di Taman Villa Meruya itu mayoritas ditinggali oleh saudara kami yang non-Muslim. Mereka terus menolaknya pendirian masjid itu dengan berbagai alasan selama bertahun-tahun. Waktu itu kami sudah berpikir bila tidak ada harapan lagi masjid itu didirikan meski lahan telah tersedia,’’ ujar Ilham yang juga disebut sebagai legenda  raja tayangan infotaiment di televisi itu.

Menyadari kesulitan itu, lanjut Ilham dia bersama tokoh jurnalis seperti Marah Sakti Siregar melaporkan hak itu kepada Anies Baswedan dengan menemuinya di Gedung Balai Kota di Medan Merdeka Utara Jakarta. Mulai saat itu seiring dengan selesai masalah hukum di pengadilan, Anies mengambilalih proses komunikasi pendirian masjid tersebut.

‘’Nah, di situ Anies mampu menjadi pelaku komuniasi yang baik kepada para pihak yang selama ini menentang pendirian masjid. Para pihak karena bisa diajak bicara dengan baik oleh gubernur Anies mereka pun luluh mengizinkannya. Masjid itu yang kami bangun selama dua tahun itu kemudian berdiri. Usai Covid, yakni pada perayaan Lebaran 2023, masjid At Tabayun dapat kami gunakan untuk perayaan shalat Idul Fitri,’’ katanya Ilham lagi.

Baca Juga: Pengamat: Siapa Saja Pasangannya, Anies Tetap Kandidat Kuat

Maka mengalami langsung cara Anies menyelesaikan konflik antar umat beragama terkait pendirian rumah ibadah, Ilham kemudian mengakui bahwa di situlah terbukti secara nyata kualitas mantan Rektor Universitas Paramadina itu. Dia terbukti mampu memberikan jalan tengah dan memberikan rasa keadilan kepala para pihak yang selama itu terlibat dalam kontroversi pendirian masjid. Antara pihak pro dan kontra oleh Anies mampu diyakinkan dengan memberi jalan tengah dan pengayoman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘’Bukti lain kesuksesan langsung yang bisa saya lihat bagaimana Jakarta kini lebih tertata. Kawasan jalan Sudirman-Thamrin kini suasana tak kalah dengan jalan-jalan di pusat Kota New York atau Manhattan di Amerika Serikat. Bahkan sausana di ruas jalan itu kini sudah lebih bagus dari kawasan terkemuka Orchad Road di Singapura. Bahkan di sana kini lebih kumuh dan sempit,’’ ungkal Ilham Bintang.

Menyadari pontensi besar Anies bila maju ke Pilkada Jakarta di akhir tahun 2024, maka sekarang tinggal tergantung pada dua hal, yakni keputusan Anies sendiri dan dukungan dari partai politik yang akan mengajukannya. Yang pasti kekuatan politik yang selama ini mendukung Anies daam Pilpres 2024, seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bila mengusungnya, maka mereka akan mendapat keuntungan besar.

Baca Juga: Analis Politik Ungkap Anies Masih Tinggi Elektabilitas Ketika Maju Pilgub

“Tak ada yang bisa bantah bila dukungan suara ke Anies di Jakarta sangat besar seperti terjadi di Pilpres 2024. Bahkan porsi perolehan suaranya hampir imbang dengan perolehan suara Prabowo Subianto. PKS kini memang menjadi penguasa Jakarta menggantikan posisi PPP di zaman Pemilu Orde Baru atau Partai Masyumi di Pemilu 1955. PKS dan sosok Anies kini begitu perkasa di Jakarta,’’ tandas Ilham Bintang.

Yang paling bernilai lainnya, menurut Ihlam adalah kepemimpinan Anies membuat Kota Jakarta dan warganya makin beradab. Ini terlihat munculnya budaya baru dalam penggunaan fasilitas angkutan kota yang mencerminkan budaya orang Indonesia yang telah lama ditinggalkan.”Kini budaya individualis dalam angkutan kota terkikis drastis. Sikap mengalah untuk antre, mempersilahkan wanita dan orang lanjut usia untuk duduk sudah menjadi kebiasaan yang terlihat kembali. ”Ini jelas hal yang membanggakan. Ada perubahan perdaban dan budaya pada warga Jakarta yang selama ini terkesan individualis.”

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU