Ungkit Putusan MK, Anies: Kami Membawa 40 Juta Suara Perubahan

author Dani

- Pewarta

Senin, 13 Mei 2024 23:32 WIB

Ungkit Putusan MK, Anies: Kami Membawa 40 Juta Suara Perubahan

Jakarta (optika.id) - Mantan Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 Anies Baswedan membeberkan alasannya hadir dan mengikuti proses sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Anies mengaku saat itu tengah membawa aspirasi perubahan dari 40 juta lebih pendukungnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Ungkap Kesejahteraan Rakyat Ada pada Pemberantasan Korupsi

Menurutnya, sudah sepatutnya ia dan Muhaimin Iskandar selaku Cawapres 01 hadir langsung memperjuangkan aspiras tersebut.

Dalam podcast di akun YouTube Bambang Widjojanto, Anies mengatakan pihaknya menerima banyak aspirasi dari rakyat soal ketidakadilan selama proses Pilpres 2024.

Hal itulah yang mendorong Anies dan Muhaimin untuk terjun langsung mengawal misi perubahan di MK.

“Ketika kemudian terjadi yang kita sebut sebagai penyimpangan-penyimpangan yang kemudian kita laporkan kepada MK, kami sedang membawa aspirasi perubahan dari 40 juta orang lebih yang kemarin memilih,” kata Anies dikutip pada Minggu, (12/5/2024).

Anies merasa itu sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai orang yang pertama menggaungkan misi perubahan. Ia juga merasa memiliki kewajiban untuk terus mengawal 40 juta aspirasi perubahan tersebut hingga selesai, tuntas di MK.

Baca Juga: Pengamat: Siapa Saja Pasangannya, Anies Tetap Kandidat Kuat

Anies bahkan mengaku selalu mengikut setiap proses di balik layar bersama tim kuasa hukumnya. Hal itu menunjukkan sikap tanggung jawab yang mesti diselesaikannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena itu, saya harus datang langsung supaya semua orang yang menitipkan perubahan itu melihat langsung bahwa Anies tidak mendelegasikan tapi Anies membawa langsung dan menyampaikan kepada majelis hakim dan ini tanggung jawab moral saya kepada orang-orang ikhlas dan tulus yang bekerja tanpa terlihat di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Tak hanya itu, Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 itu juga ingin agar masyarakat bisa berdemokrasi dengan matang. Ia ingin melihat Indonesia menjadi negara yang lebih terhormat.

Itulah mengapa ia bersama Muhaimin hadir di sidang MK dalam gugatan PHPU Pilpres 2024 kemarin.

Baca Juga: Analis Politik Ungkap Anies Masih Tinggi Elektabilitas Ketika Maju Pilgub

“Saya memilih untuk hadir dan membawa pesan tentang bagaimana republik ini bisa lebih baik ke depan. Bagaimana bernegara itu lebih terhormat, dan bagaiman berdemokrasi itu lebih matang,” imbuh Anies.

Anies tidak ingin bersembunyi dan melempar tanggung jawab tersebut ke orang lain. Ia hanya ingin memastikan misi perubahan bisa tersampaikan dan tersalurkan dengan baik dan benar.

Agar, setiap masyarakat mengetahui dan memahami bahwa Indonesia sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja dari sisi demokrasinya.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU