Gerindra: 70 Persen Anggota DPR Move On, Hak Angket Bisa Tak Jalan

author Dani

- Pewarta

Jumat, 22 Mar 2024 19:51 WIB

Gerindra: 70 Persen Anggota DPR Move On, Hak Angket Bisa Tak Jalan

Jakarta (optika.id) - DPP Partai Gerindra meyakini usulan hak angket di DPR untuk menyelidiki dugaan pelanggaran ataupun kecurangan Pemilu 2024 tidak akan berjalan. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menilai sejauh ini perngajuan hak angket masih sebatas wacana. 

Baca Juga: Hasto Soal Gulirkan Hak Angket, Tekanan Hukumnya Kuat

Kemudian setelah adanya pengumuman KPU mengenai hasil Pilpres 2024, wacana hak angket tersebut seolah meredup karena diiringi ucapan selamat para pimpinan partai kepada capres dan cawapres terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Menurutnya sekitar 70 persen anggota DPR yang sudah tidak ingin lagi membicarakan Pilpres 2024. Hal itu diketahuinya setelah kerap berbincang ringan dengan sesama anggota DPR lintas fraksi partai politik. 

Sebagian anggota DPR itu, sambung Habiburokhman, menganggap Pemilu 2024 sudah selesai dilihat dari hasil rekapitulasi suara oleh KPU.

Baca Juga: Peneliti BRIN Tanyakan Kelanjutan Parpol Ungkit Hak Angket

"Sebagian besar mungkin ada 70 persen sudah move on, bahasanya itu 'Sudah lah pemilu, mau apa lagi angket-angket', bahasanya begitu tuh, sudah capek, kita semua lelah pemilu kemarin," ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (22/3/2024) dikutip dari Kompas.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Habiburokhman mengakui kekuatan hasil Pileg dan Pilpres 2024 masih 90 persen karena ada pihak yang menguji di Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun bukan berarti, hasil pengujian di MK nantinya bisa mengubah keputusan dari KPU terkait pemenang Pileg 2024 dan Pilpres 2024. 

Baca Juga: PKB Sepakat Soal Hak Angket, Tunggu NasDem dan PDIP

"Tentu semua juga tahu lah di MK itu mempersoalkan hasil yang signifikan. Kalau tidak ada dasarnya, hampir dapat dipastikan enggak akan ada perubahan dari putusan KPU," ujar Habiburokhman.

"Menurut saya kalau yang di DPR ini sudah move on, Pemilu sudah berlalu, sudah selesai, hasilnya juga sudah ketahuan. Nah kita sekarang fokus punya agenda-agenda yang penting di depan mata. Jadi sudah pada move on, tapi enggak tahu nanti dipimpin partai masing-masing," ujarnya. 

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU