Soal Putusan MA, Anies: Aturan yang Diubah di Tengah Jalan!

author Dani

- Pewarta

Sabtu, 15 Jun 2024 11:19 WIB

Soal Putusan MA, Anies: Aturan yang Diubah di Tengah Jalan!

Jakarta (optika.id) - Mahkamah Agung telah mengubah syarat batas usia minimal sebagai calon kepala daerah dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Menanggapi putusan MA, Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengingatkan kalau peraturan tidak bisa diubah melainkan dijalankan dengan prinsip.

Baca Juga: Anies Jadi Kandidat Utama yang Berlayar di Pilkada Jakarta

"Begini, peraturan itu tidak untuk diubah, peraturan itu dijalani, peraturan itu ditaati, itu prinsip,” ucap Anies kepada media di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat, (15/6/2024). 

Kemudian dia mengatakan sudah sepatutnya aturan yang ada itu hanya diikuti, bukan diubah dalam kepentingan pribadi.

“Jadi menurut hemat kami, sekarang kita serahkan nanti dan menurut saya yang disebut sebagai aturan main itu tidak diubah-ubah dalam perjalanan itu prinsip,” ungkapnya. 

Baca Juga: NasDem Sarankan 2 Poin untuk Parpol yang Akan Jadi Cawagub Anies

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memberi contoh sebuah permainan catur, saat bermain catur tapi di tengah jalan dihentikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya dalam permainan tersebut, sudah sepatutnya mengikuti aturan, bukan malah merubahnya.

Baca Juga: NasDem Serahkan Cawagub ke Anies: Jangan Kader Kami!

“Anda main catur, di tengah-tengah main catur aturannya diubah ya repot,” tanyanya.

Sebelumnya diberitakan, putusan Mahkamah Agung (MA) soal syarat usia calon kepala daerah. Dalam Putusan Nomor Nomor 23 P/HUM/2024, MA memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengubah ketentuan usia minimal 30 tahun calon gubernur dan wakil gubernur yang semula berlaku ketika penetapan pasangan calon, menjadi saat pelantikan pasangan terpilih.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU