Partai Buruh Akan Gugat ke MK Soal Pasal JHT Dalam UU PPSK

author Haritsah

- Pewarta

Kamis, 29 Des 2022 17:44 WIB

Partai Buruh Akan Gugat ke MK Soal Pasal JHT Dalam UU PPSK

Optika.id - Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan uji materi (judicial review) Pasal yang mengatur Jaminan Hari Tua (JHT) di Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga: Partai Buruh Tantang Ganjar Jangan Hanya Janji soal Revisi UU Ciptaker

Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan aturan mengenai JHT ini merupakan pasal susupan yang tidak pernah dibicarakan dengan serikat pekerja.

"(Kami) akan ajukan judicial review terhadap UU PPSK terkait pasal JHT," ujar Said dalam konferensi pers virtual, Kamis (29/12/2022).

Menurutnya, UU PPSK kini mengatur JHT setiap pekerja terdapat dua akun, yakni satu akun utama dan satu lagi tambahan. Ketika pekerja terkena PHK, hanya akun tambahan JHT yang bisa dicairkan.

Menurutnya, ini adalah akal-akalan pemerintah sebab tidak mengkomunikasikan hal ini dengan serikat pekerja.

"Akun JHT (utama) lebih besar dari tambahan. Ini akal-akalan, yang boleh diambil hanya yang iuran tambahan. Misal akun tambahan (hanya) 30 persen, maka sama saja JHT saat PHK hanya boleh diambil 30 persen. Sudah lah hentikan kelicikan ini," kata Said.

Baca Juga: Dukung Kemerdekaan Palestina, Partai Buruh Akan Geruduk Kedubes Amerika

Ia pun menjabarkan bahwa ini bukan kali pertama pemerintah mencoba mengubah skema JHT, salah satunya melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 4/2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Permenaker ini mendapat penolakan hingga akhirnya dicabut dan dikembalikan kepada skema awal.

"Kemarin kan sudah dicoba bahwa JHT hanya boleh diambil masa pensiun, semua warga, netizen protes, akhirnya presiden mendengar dan nggak jadi yang menyatakan JHT diambil waktu pensiun," ujar Said.

Baca Juga: Tak Menyerah, Partai Buruh Terus Layangkan Gugatan Uji Materiil UU Cipta Kerja

"Sudah lah hentikan kelicikan ini. Ini kami akan ajukan JR (judicial review), kita akan lawan bersama rakyat," tegasnya.

UU PPSK telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam Rapat Paripurna, Kamis (15/12). Pengesahan dilakukan langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan disaksikan oleh anggota dewan serta pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU