Harga Beras Capai Rp 19 Ribu Per Kg, Ganjar Sindir Bansos yang Digencarkan Jokowi

author Eka Ratna Sari

- Pewarta

Kamis, 22 Feb 2024 08:35 WIB

Harga Beras Capai Rp 19 Ribu Per Kg, Ganjar Sindir Bansos yang Digencarkan Jokowi

Jakarta (optika.id) - Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengkritik kenaikan harga beras yang mencapai Rp 19 ribu per kilogram sebagai peringatan bagi pemerintah. Ganjar mendesak agar pemerintah segera melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras.

“Sebenarnya anomali berasnya mahal. Kemarin saya tanya mencapai Rp 19 ribu sampai Rp 20 ribu per kilogram. Mestinya yang dilakukan ya operasi pasar,” ujar Ganjar di Jakarta, pada Rabu (21/2/2024).

Baca Juga: Jokowi Buka Suara Soal Dirinya Disebut Cawe-Cawe dalam Kabinet Prabowo-Gibran

Ganjar juga menyoroti soal bantuan sosial (Bansos) yang digencarkan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, Bansos dapat meringankan beban masyarakat, namun jika dilakukan di saat momentum Pemilu akan memunculkan interpretasi yang berbeda.

Baca Juga: Trengginas Sebagai Oposisi, PDIP Akan Goyahkan Rezim Selanjutnya?

“Kalau Bansos itu untuk menolong masyarakat itu cerita baik tapi momentum pas Pemilu akan menjadi interpretasi yang berbeda,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ganjar menegaskan, solusi untuk mengatasi kenaikan harga beras adalah dengan menurunkan semua instrumen terkait dan segera melakukan operasi pasar.

Baca Juga: Pengamat Pertanian: Kenaikan Harga Beras Adalah Hal yang Anomali

“Kalau hari ini harga beras naik solusinya bukan Bansos tapi operasi pasar. Kalau tidak, maka seperti kemarin saya keliling harga Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu dan sekarang sampai Rp 19 ribu saya kira sudah alert buat pemerintah. Segera seluruh instrumen diturunkan. Saya kira manajemen ini tidak sulit hanya butuh mau saja,” tutupnya.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU