PAN Nilai Presidential Club Sulit, Kenapa?

author Dani

- Pewarta

Senin, 06 Mei 2024 21:46 WIB

PAN Nilai Presidential Club Sulit, Kenapa?

Jakarta (optika.id) - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI menilai keinginan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk membentuk presidential club atau klub presiden sulit untuk diwujudkan. 

Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyebut, imbas gelaran Pilpres 2024 membuat situasi masing-masing elite politik terbelah. 

Baca Juga: PAN: Semoga Keputusan Mahfud Tak Memojokkan Jokowi

Misalnya, ada yang ingin keberlanjutan dan  penyempurnaan, serta ada yang ingin perubahan dan perbaikan. 

"Dasar dan pokok pijakan berpikirnya juga berbeda. Semua memiliki argumen yang oleh masing-masing dinilai paling baik. Karena itu, menurut saya, kalaupun ada silaturahmi seperti itu, agak sulit dapat dihadiri oleh semua mantan presiden RI," kata Saleh kepada wartawan, Senin (6/5/2024). 

"Perlu usaha dan kesungguhan untuk menghadirkan semuanya. Ada banyak faktor teknis, ideologis, dan sosial politik yang bisa menjadi hambatan," sambungnya. 

Menurut dia, semua orang bisa membaca posisi ideologis dan sosial politik semua mantan presiden. 

"Kalau mau jujur, di antara mereka kadang ada persoalan komunikasi yang selama ini terkesan terputus. Dan itu tidak mudah untuk dijalin kembali," ujarnya. 

Baca Juga: Nyaleg Lewat PAN, Verrell Bramasta Bakal Serahkan Gaji Untuk Kegiatan Sosial

Meski begitu, dirinya tetap mendukung upaya Prabowo merajut silaturahmi antar pemimpin Indonesia tersebut. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Tapi, kita tetap dukung semua agenda Prabowo. Semua yang baik harus tetap diupayakan terwujud. Hasilnya, nanti kita lihat. Yang penting, berusaha dan berdoa dulu," ujarnya. 

Adapun rencana Presiden Terpilih Prabowo Subianto berencana membentuk Presidential Club dilontarkan Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Prabowo, kata Dahnil, menginginkan Presiden ke-5 RI, Presiden ke-6 RI dan Presiden ke-7 RI bisa tetap rutin bertemu dan berdiskusi tentang masalah bangsa dan negara.

Baca Juga: Zulkifli Hasan Diminta Mundur dari Ketua Umum PAN!

Selain itu, Prabowo menginginkan para pemimpin Indonesia bisa kompak dan rukun untuk turut berpikir dan bekerja bagi kepentingan rakyat. Meskipun terjadi perbedaan pandangan maupun sikap politik.

"Insya Allah pada waktunya, Pak Prabowo pasti bertemu secara bersamaan, duduk bersama dengan Pak Jokowi, Pak SBY, dan Bu Megawati," ujar Dahnil, Jumat (3/5/2024).

 

Editor : Pahlevi

Tag :

BERITA TERBARU