Arif Fathoni Soal Pilwali Surabaya: Saya Manut Apa Saja yang Disiapkan Golkar

author Dani

- Pewarta

Kamis, 16 Mei 2024 19:56 WIB

Arif Fathoni Soal Pilwali Surabaya: Saya Manut Apa Saja yang Disiapkan Golkar

Surabaya (optika.id) - Beberapa waktu lalu, Gerindra Jatim melalui Anwar Sadad tengah menyiapkan koalisi bersama dengan Golkar untuk Pilwali Surabaya 2024. Anwar Sadad, juga telah bertemu dengan Golkar Jatim Sarmuji. 

Dalam pertemuan itu, disimpulkan sejumlah nama yang akan diusung sebagai walikota dan wakil walikota surabaya pada Pilkada serentak mendatang. 

Baca Juga: Arif Fathoni: Saya Masih Fokus Layani Warga Surabaya!

Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni menanggapi hal itu dan mengaku manut dengan apapun proyeksi yang disiapkan DPP dan DPD Golkar Jatim. 

"Rajutan benang koalisi dengan partai apa ini, biar dibentuk dan dikreasikan oleh Ketua DPD Jawa Timur Pak Sarmuji. Saya disini manut dengan arahan beliau," ujar Toni, Rabu, (15/5/2024). 

Ia juga mengungkapkan, dengan siapapun Golkar berkoallisi, ia mengaku siap. Karena, komunikasi dengan lintas ketua partai di Surabaya ini cukup baik. Apalagi, Gerindra dan Golkar dalam tataran nasional juga berada dalam satu jalan Koalisi Indonesia Maju (KIM). 

Baca Juga: Arif Fathoni Akan Maju di Pilwali Surabaya? Ini Penjelasannya!

Sementara, Golkar Surabaya masih menjalankan surat tugas yang diputuskan DPP sebelumnya, yakni mengusung nama petahana Eri Cahyadi dan Arif Fathoni sebagai wakilnya. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Kami tidak memiliki kewenangan untuk membentuk koalisi permanen dalam pilkada. Kami nanti hanya menjalankan apapun yang sudah diputuskan oleh DPP. Termasuk berkoalisi dengan partai apa," tegas dia. 

Baca Juga: Muncul Nama Bayu Airlangga, Golkar Masih Tunggu Arahan!

Toni, yang juga Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu juga menegaskan jika di hari selanjutnya keputusan DPP akan berubah, maka keputusan itu akan diperjuangkan. Meski bukan nama dia yang mendapatkan rekom. 

"Rekom kemungkinan turun di bulan juli karena pendaftaran itu di 22 Agustus. Sejauh ini, dua sosok saja yang dapat surat tugas itu. Bahwa kemudian ada nama Mas Bayu Airlangga, kami manut pada petunjuk ketua DPD Golkar Jatim," pungkasnya. 

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU