Ini Kata Anies Soal Capres Maju Pilgub, Seperti Apa ya?

author Danny

- Pewarta

Minggu, 19 Mei 2024 23:57 WIB

Ini Kata Anies Soal Capres Maju Pilgub, Seperti Apa ya?

Jakarta (optika.id) - Mantan Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan buka suara soal banyaknya anggapan masyarakat yang menyebut kontestan Pilpres 2024 yang ikut Pilkada adalah turun kasta.

Ia menyebut keduanya, baik Pilpres maupun Pilkada, sama-sama kompetisi yang penting untuk negara. Sehingga tidak seharusnya dirating berdasarkan kasta atau level.

Baca Juga: Netizen Respon Upaya Anies Dirikan Partai, Ini Penjelasannya!

Pilpres adalah sebuah kompetisi, dalam kompetisi itu ada yang menjadi calon lalu ada yang ditetapkan sebagai penerima mandat dari konstitusi, kata Anies dalam wawancara bersama Bambang Widjojanto, dikutip dari akun YouTube Anies Baswedan, Minggu, (19/5/2024). 

Menurutnya, baik Pilpres ataupun Pilkada hanyalah sebuah kompetisi. Ketika kompetisi selesai, maka sudah seharusnya para kontestan kembali ke posisi semula.

Ia menilai sangat wajar jika ada politisi yang kembali menjabat sebagai Gubernur, Bupati, Wali Kota, Menteri, ataupun Anggota Legislatif. Sebab itu adalah posisi asli para kontestan kompetisi demokrasi.

Nah ini bukan posisi, kenapa? karena setelah kompetisi ya semua kembali ke posisiny masing-masing, apapun posisi sebelumnya, ucap Anies.

Apakah yang dikerjakan sesudah itu (Pilpres) harus diartikan sebagai lebih rendah? Sebelumnya ada yang Gubernur, ada yang Menteri kemudian ikut kompetisi diasumsikan naik, setelah kompetisi selesai apapun yang dikerjakan diasumsikan turun, lanjutnya.

Contoh terdekat menurut Anies, seperti yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ketum Partai Gerindra itu kembali ke posisi semula meski telah dinyatakan menang Pilpres 2024.

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Ingin Anies Terus Jadi Pemimpin Perubahan untuk Indonesia

Apakah karena sudah menang terus beliau (Prabowo) ada di luar pemerintah? kan tidak, beliau kembali lagi ke posisi semula, ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ia juga mengibaratkan kontestan Pilpres sama seperti pemain sepakbola. Misalnya Kylian Mbappe ketika mengikuti Piala Dunia bersama Timnas Prancis.

Meski kalah dan juaranya adalah Argentina, status Mbappe sebagai pesepakbola tidak turun meski mengikuti Piala Eropa ataupun Liga Champions bersama klubnya.

Sederhananya begini, kalau ada pemain sepakbola seperti Mbappe, dia ikut kompetisi Piala Dunia dan setelah itu selesai. Apakah kemudian Mbappe tidak boleh bertarung di Piala Eropa. Walaupun di Piala dunia yang menang adalah Argentina bukan Prancis, tapi apa kemudian dia sebagai pemain dianggap turun kelas kalau ikut kompetisi Liga Eropa? tegas Anies.

Baca Juga: Meski Tak Ikut Kontestasi Pilgub, Pengamat Prediksi Karier Anies Tak Meredup!

Gubernur Jakarta Periode 2017-2022 tersebut mengatakan harus hati-hati dalam menggunakan istilah turun kasta. Sebab ke depannya bisa membuat politisi enggan untuk kembali ke posisi semula setelah mengikuti kontestasi demokrasi.

Kita harus hati-hati, kalau nggak nanti ada seseorang yang ikut kompetisi abis itu nggak bisa punya posisi karena segalanya dianggap lebih rendah, imbuhnya.

Jadi menurut saya tidak tepat kalau kita menggunakan perspektif turun atau naik, ini kompetisi selesai. Jadi kalau sepakbola begini, Mbappe itu disebut posisi tetap atau turun itu gini dia tetap di lapangan atau turun jadi pemain cadangan itu baru turun. Tapi kalau dia masih di lapangan, ya berarti memang dia kompetisinya selesai dan mengikuti kompetisi lain, pungkas dia. 

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU