Tahun 2022, Angka Kecelakaan di Kota Pasuruan Meningkat

author Dani

- Pewarta

Kamis, 29 Des 2022 10:27 WIB

Tahun 2022, Angka Kecelakaan di Kota Pasuruan Meningkat

Optika.id - Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota meningkat. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni 2021.

Baca Juga: Optimis Satu Putaran, Relawan Konco Prabowo Siap Dukung Ekonomi Jawa Timur Tumbuh

Angka ini terhitung sejak bulan Januari 2021 hingga 28 Desember 2022. Ada sekitar 380 kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Dari 380 kejadian, 92 orang meninggal dunia, lalu untuk korban luka berat terdapat 10 orang. Sedangkan untuk korban luka ringan sendiri terhitung 476 orang.

Pada tahun 2021 sendiri terdapat 299 kasus kecelakaan, untuk korban meninggal tercatat ada 79 orang. Sedangkan untuk korban luka berat ada tiga orang dan 362 orang luka ringan.

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Prasetyo mengatakan angka kecelakaan sangat tinggi pada tahun 2022 ini. Nilai ini dikarenakan masyarakat sudah kembali beraktivitas seperti semula.

Baca Juga: Tidak Syarati Aturan: Bawaslu Pamekasan Tolak Penuhi Tuntutan DPD PAN untuk PSU

Sebelumnya Kan ada Covid-19, masyarakat sendiri dilarang pemerintah untuk di rumah saja. Tapi saat ini kan peraturan tersebut sudah dicabut oleh pemerintah, kata Prasetyo, Kamis (29/12/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, bahwa kali ini angka kecelakaan didominasi oleh kendaraan roda dua. Faktor kecelakaan juga beragam mulai dari human error, faktor kendaraan, hingga kurang kehati hatian ketika mengemudi.

Namun rata-rata faktor kecelakaan paling banyak diakibatkan faktor human error. Seperti halnya melanggar rambu lalu lintas hingga mengantuk saat berkemudi.

Baca Juga: KPU Sebut 80 Petugas Pemilu 2024 di Jatim Meninggal Dunia: Jember Paling Banyak

Korban kecelakaan sendiri merupakan pegawai swasta. Tak hanya korban meninggal maupun luka, dalam kejadian kecelakaan juga mengalami kerugian material dengan total Rp 348.350.000.

Kami himbau agar para pengendara sebelum berangkat untuk selalu melakukan pengecekan. Kondisi kendaraan dan juga kondisinya sendiri. Jika dirasa kurang enak badan mending ditunda perjalanannya, pungkasnya.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU