Jelang Ramadan, Makam Kiai Ageng Ponorogo Ramai Dikunjungi Peziarah

author angga kurnia putra

- Pewarta

Senin, 20 Mar 2023 18:41 WIB

Jelang Ramadan, Makam Kiai Ageng Ponorogo Ramai Dikunjungi Peziarah

Optika.id-Menjelang Ramadan, Makam Kiai Ageng Muhammad Besari ramai dikunjungi peziarah. Dia merupakan pendiri pondok pesantren Tegalsari, Ponorogo. Pagi ini, banyak peziarah dari berbagai daerah mengunjungi makam.

Makam ini terletak di kompleks Masjid Tegalsari, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Ribuan pengunjung sejak satu minggu terakhir memadati makam Kiai Ageng Muhammad Besari.

"Siang ini saja sudah tercatat ada 3.000 pengunjung datang berziarah," tutur penjaga makam Muhammad Riyono kepada wartawan, Senin (20/3/2023).

Riyono menambahkan, beliau merupakan sosok penyebar agama Islam di Ponorogo. Saat hari biasa, ada 200 hingga 500 peziarah.

Namun, menjelang Ramadan ini, terlebih pascapandemi COVID-19, jumlah pengunjung membludak hingga mencapai 4 ribu orang setiap hari.

"Peziarah tidak hanya warga Ponorogo saja, tapi juga ada dari Madiun, Ngawi, Nganjuk, Trenggalek dan sekitarnya.

Tak jarang juga ada rombongan dari luar Jawa seperti Sumatra dan Kalimantan yang menyempatkan untuk berziarah ke Tegalsari," imbuh Riyono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peziarah tampak khusyuk mendoakan para kiai pendahulunya. Tidak hanya mengirim doa ke Kiai Ageng Muhammad Besari, namun juga ke generasi penerusnya yang berada di kompleks makam bersejarah ini.

Selain itu, di sini peziarah juga melaksanakan ibadah salat berjamaah di masjid.

"Banyak wisatawan yang berdoa untuk memperoleh keberkahan menjelang puasa," tandas Riyono.

Salah satu wisatawan asal Nganjuk, Muhammad Nujib menerangkan, dia baru pertama kali berziarah ke Makam Kiai Ageng Muhammad Besari bersama rombongan.

Menurutnya, agenda ziarah makam ini rutin digelar tiap tahun dan berkeliling di Jawa Timur.

"Selain ke Tegalsari, juga ke tokoh lain di Ponorogo, ke kompleks makam Batoro Katong untuk mendapat berkah dari Allah SWT," pungkas Nujib.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU