Fahri Hamzah Sebut Dirinya Menjilat untuk NKRI: Saya tidak Butuh Jabatan padahal Ditawari

author Eka Ratna Sari

- Pewarta

Sabtu, 30 Des 2023 16:48 WIB

Fahri Hamzah Sebut Dirinya Menjilat untuk NKRI: Saya tidak Butuh Jabatan padahal Ditawari

Optika.id - Fahri Hamzah, Wakil Ketua Partai Gelora, yang menjadi salah satu pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengatakan beberapa orang menyebut dirinya penjilat. Namun, ia tidak peduli dengan sebutan itu. Ia menegaskan apa yang dilakukannya adalah demi NKRI. Ia menyebut dirinya menjilat untuk NKRI.

Ia mengungkapkan hal itu di akun X pribadinya, @Fahrihamzah, Sabtu (30/12/2023). Ia juga mengatakan, ia menolak jabatan yang ditawarkan padanya.

Baca Juga: Penyusunan APBN 2025 Tak Libatkan KPK, Anggaran Makan Siang Gratis Tak Diawasi?

“Jika ada diantara teman2 yang tidak merasa senang dgn bersatunya mereka, tak mengapa. Tapi saya terharu dan saya disebut menjilat. Tapi asal Anda tahu inilah menjilat untuk NKRI. Saya tidak butuh jabatan dari mereka padahal ditawari. Jabatan saya cari sendiri dari rakyat!” ujarnya dalam tweet yang disertai unggahan foto kebersamaan Prabowo dan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Denny Siregar: Bisa Jadi Prabowo Mendukung Hak Angket untuk Melepaskan Diri dari Pengaruh Jokowi

Dalam tweet lainnya, mantan wakil ketua DPR RI itu memuji Prabowo. Ia menyebut Menteri Pertahanan RI itu adalah sosok pendekar, petarung, dan pemimpin sejati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inilah Pendekar, yang bertarung berkali kali dan kalah berkali kali. Katuh (jatuh,red) lagi, bangkit lagi, jatuh lagi bangun lagi tidak kenal menyerah demi cita2 dan pengabdian. Tidak ada yg mudah dalam hidupnya. Itulah pemimpin sejatinya!” tuturnya.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Unggul Telak di Jatim, Raih 14 Juta Suara

Fahri Hamzah menjadi perhatian publik beberapa waktu belakangan ini. Tweet-tweetnya mendapat banyak tanggapan. Aktivis 98 itu sebelumnya dikenal sebagai pengkritik keras pemerintah, namun kemudian berubah haluan.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU