Pemkot Surabaya: Pengelola Wisata Harus Perhatikan Juga Keamanannya

author Dani

- Pewarta

Rabu, 03 Apr 2024 22:27 WIB

Pemkot Surabaya: Pengelola Wisata Harus Perhatikan Juga Keamanannya

Surabaya (optika.id) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta seluruh pengelola tempat wisata memperhatikan kondisi keamanan wahana di lokasi masing-masing, menjelang momen libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, kami sudah meminta seluruh pengelola tempat wisata melakukan pengecekan tempat bermain," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di balai kota setempat, Rabu, (3/4/2024).

Baca Juga: Satukan Pelayanan Perizinan, Pemkot Surabaya Upayakan Terus Tingkatkan Investasi

Salah satu yang diperhatikan adalah soal kapasitas yang disesuaikan dengan beban maksimal wahana permainan.

Dia mengkhawatirkan jika tak ada penghitungan detail terkait beban wahana, bisa memunculkan potensi kejadian yang mengancam keselamatan para pengunjung.

Oleh karena itu, pengelola destinasi pariwisata diharuskan menempatkan satu penjaga untuk memantau kondisi kepadatan setiap tempat bermain.

Sedangkan untuk mal, pemkot meminta pengelola melakukan penghitungan pada kapasitas gedung yang menyesuaikan pada prediksi jumlah kedatangan pengunjung.

Pihak pemkot setempat pun mempersiapkan petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan petugas dari Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Surabaya untuk membantu pengamanan di seluruh tempat wisata, hingga rampung-nya masa libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024.

Baca Juga: Eri Cahyadi Nyatakan Sinyal Maju Pilwali Bareng Armuji Lagi!

"Kami membantu sistem piket selama libur Lebaran 2024, semua petugas sudah dipersiapkan untuk tugas," ujarnya melansir Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat diingatkan agar memperhatikan kondisi cuaca saat melaksanakan liburan, khususnya bagi yang akan mengunjungi kawasan pesisir.

Di samping itu, Cak Eri, sapaan akrabnya juga menyebut Pemkot Surabaya menaruh fokus pada potensi munculnya kepadatan masyarakat saat masa libur panjang di tempat-tempat umum (TTU), salah satu kawasan taman aktif.

Baca Juga: Gudang Inovasi, Sakip dan E-Planning Surabaya Diadopsi Pemkab Magetan

"Kami susun mekanismenya seperti bagaimana yang terbaik," kata Wali Kota Surabaya.

Sedangkan untuk layanan kegawatdaruratan di bawah naungan Pemkot Surabaya tetap beroperasi 24 jam.

"Kami ada tim gerak cepat (TGC) yang bergerak, kemudian setiap puskesmas di Surabaya buka 24 jam," tutur dia.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU