Anggota DPR: Apakah Peretas PDN dari Kalangan Judi Online?

author Dani

- Pewarta

Jumat, 28 Jun 2024 21:35 WIB

Anggota DPR: Apakah Peretas PDN dari Kalangan Judi Online?

Jakarta (optika.id) - Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mempertanyakan banyak hal soal pembobolan Pusat Data Nasional (PDN) oleh peretas.

Apalagi ada permintaan dana sampai 8 juta dollar AS atau kurang lebih Rp130 miliar.   

Baca Juga: Anggota DPR Ini Soroti Bansos untuk Penjudi, Kenapa ya?

“Pertanyaanya siapa yang meminta tebusan? dan Bapak harus bayar kemana? Pelakunya siapa? pertanyaan berikutnya apakah pelakunya ada indikasi dari internal? Apakah mereka yang menjual teknologi karena teknologinya ingin dibeli? Atau pelakunya bisa jadi orang yang marah karena usaha judi onlinenya diganggu oleh Bapak misalnya, apakah mereka yang marah?" tanyanya dalam rapat kerja, Kamis (27/6/2024).

Baginya, peristiwa peretasan PDN merupakan  peristiwa yang tragis, miris, dan ironis. Pasalnya, PDN memiliki fungsi yang sangat strategis, yaitu  melindungi kedaulatan data nasional dan melindungi data pribadi.

Baca Juga: Sangat Darurat, Anggota DPR Minta PPATK Pantau Berkala Judi Online

“Tapi semuanya di-hack dan kemudian semuanya tergopoh-gopoh (berbenah). What’s wrong with this?,” ujar Nurul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga mempertanyakan pertanggungjawaban fasilitas data backup yang telah disediakan oleh PT Lintasarta maupun PT Telkom di PDN.

Baca Juga: Anggota Komisi III DPR Ungkap KPU dan Bawaslu Tak Serius Usai Tak Datang Rapat

“Apakah mereka atas ketidakmampuan mereka memenuhi service level agreement itu? Tanggung jawab mereka di mana? Pasti ada kontrak gitu ya. kemudian seberapa besar kerugian finansial dan non finansial dari perkara ini?" tanyanya.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU