Optika.id - Siapa nih diantara teman-teman yang sering bokek di pertengahan bulan, belum apa-apa uang jajan sudah habis apalagi dimasa pandemi banyak pengeluaran. Kadang suka bingung, stress tidak karuan gk tahu harus ngapain diakhir bulan, akhirnya makan intel (indomie telur) untuk menyambung hidup. Mau beli barang branded tapi uang kepake terus.
Baca Juga: Masalah Finansial Bikin Hidup Stres? Jangan Khawatir Ini Cara Mengatasinya!
Namun untuk yang hidup sendiri atau merantau dan lepas dari orang tua, yang namanya keuangan harus benar-benar dikelola dengan baik. Karena jika tidak, kamu akan terjebak dalam berbagai macam kesulitan keuangan seperti sulit membayar uang semesteran atau bayar buku, biaya kuota internet, dan beli buku misalnya.
Ternyata itu efek dari tidak tahu cara mengatur keuangan dengan baik. Berikut 5 tips cara mengatur keuangan ala mahasiswa, Rabu (3/5/2023):
1. Harus membuat catatan rencana keuangan sedetail mungkin
Keuangan itu digunakan untuk apa, harus punya visi misi yang jelas, ditulis dibuku, di Excel ataupun pake fitur-fitur yang tersedia di playstore misalnya pake aplikasi seribu atau fitur laporan analisa keuangan.
2. Menabung atau Investasi
Dengan mulai belajar untuk disiplin dalam menabung tentunya akan sangat berguna bagi kita di kemudian hari. Selalu prioritaskan tabungan saat kita menerima uang saku, baik itu dari orang tua atau sanak keluarga lain. Tabungan yang secara disiplin dan rutin kita lakukan dapat digunakan untuk investasi kecil-kecilan, diantaranya seperti membeli laptop atau printer yang merupakan beberapa barang kebutuhan dalam pembuatan tugas kuliah sebagai mahasiswa. Bisa juga menabung di bank ataupun investasi reksa dana, reksa dana pasar uang dll.
3. Menentukan variasipendapatan dan pengeluaran
Baca Juga: Ingin Cepat Kaya? Ini Panduan Manifestasi Uang di Kehidupan
Kalo teman-teman sudah punya pendapatan tetapcari passing income untuk menambah pemasukan. Apalagi dimasa pandemi seperti ini kita harus punya skill untuk mencari pendapatan lain, misalnya menjual online, freelance, kerja paruh waktu atau kalo bergelut diorganisasi kampus menjadi peluang bisnis menjual merchandise, sablon baju dikegiatan organisasi.nah kalo mau menabung atau investasi bisa leluasa.Begitupun pengeluaran biasanya aku pake Prinsip 50,30,20 yang dicetus oleh Warren Tiyagi. 50 aku pake untuk pengeluaran sehari-hari, 30 untuk membeli barang-barang yang diinginkan atau jalan-jalan. Dan 20 untuk investasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan mulai belajar untuk disiplin dalam menabung tentunya akan sangat berguna bagi kita di kemudian hari. Selalu prioritaskan tabungan saat kita menerima uang saku, baik itu dari orang tua atau sanak keluarga lain. Dan yang paling penting catat pengeluaran yang paling penting sewa kos, bayar semester dan biaya kuota internet agar bulan depan bisa terkontrol.
4. Buat dana cadangan
Walaupun masih menjadi mahasiswa kita juga perlu adanya dana atau uang cadangan, supaya jika ada keperluan mendadak kita bisa mengalokasikan dana yang kita miliki untuk digunakan. Mengatur dana cadangan ini juga penting dan harus di terapkan sampai kapanpun, terlebih lagi saat nantinya kita sudah berkeluarga, hal ini tentunya akan sangat membantu.
Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Ini Manfaat Financial Planning Sejak Dini
5. Mengatur pengendalian diri
Kadang ada orang gajinya atau uang jajannya 30 persen tapi gayanya 70 persen,banyak keinginan tapi namun gaji kurang. Harus lebih bisa nentuin itu keinginan atau kebutuhan.Manfaat yang kita dapat dari kebiasaan mengatur keuangan, yang pertama pastinya uang simpanan menjadi bertambah. Jadi, ketika sewaktu-waktu butuh uang untuk keperluan mendesak, tinggal ambil saja uang tabungan tanpa harus membebani orang tua lagi.
Selain itu, saat sudah terbiasa menabung, kemampuan perencanaan keuangan pasti meningkat. Karena hal tersebut dapat membantu melatih diri untuk teratur soal penggunaan uang. Dengan menabung,juga bisa mengembangkan sifat kemandirian.
Editor : Pahlevi