Mahasiswa KKN UMG Gelar Sosialisasi Bahaya Anemia untuk Remaja Putri

author Dani

- Pewarta

Selasa, 13 Feb 2024 06:08 WIB

Mahasiswa KKN UMG Gelar Sosialisasi Bahaya Anemia untuk Remaja Putri

Gresik (optika.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Menggelar salah satu program kerja mengenai "Bahaya Anemia pada Remaja awal Putri". Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 12 Februari 2024, bertempat di UPT SDN 207 Desa Sukorejo, Sidayu, Gresik, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut, meliputi siswi kelas V - VI dan Mahasiswa KKN pun ikut berkontribusi meramaikan kegiatannya.

Baca Juga: IMM Universitas Muhammadiyah Gresik Gelar Aksi Galang Dana Peduli Palestina

A’ida Fitriana Putri, salah satu pemapar materi menyampaikan bahwa masa remaja putri adalah periode pertumbuhan dan perkembangan yang ditandai oleh perubahan fisik, psikis, dan kognitif yang cepat.

Rentang usia remaja adalah 10-24 tahun dan belum menikah. Remaja putri rentan mengalami anemia karena kehilangan zat besi melalui menstruasi. Di antara usia 5-14 tahun, 57,1% remaja putri mengalami anemia, dan antara usia 19-45 tahun sebesar 39,5%. Oleh karena itu, remaja putri memiliki risiko tertinggi untuk mengalami anemia.

Acara ini dimulai dengan pembagian snack dan minuman vitamin C untuk meningkatkan tekanan darah dan menjaga imun. Sebelum pemaparan materi, ada pre-test dengan beberapa pertanyaan.

Materi disampaikan dengan dukungan video animasi tentang bahaya anemia. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sebagai post-test untuk mengukur pengetahuan siswi setelah mendapat materi tentang bahaya anemia.

Baca Juga: Universitas Muhammadiyah Gresik Gelar MATAF 2023: Membangun Inovasi, Kreasi, dan Kearifan Lokal

Metode ceramah dipilih untuk sosialisasi bahaya anemia kali ini, karena memungkinkan interaksi antara siswi dan materi, didukung dengan video pendukung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siswa menunjukkan antusiasme dalam sesi tanya jawab, dengan banyak yang bertanya baik dari materi maupun pengalaman pribadi, menandakan minat tinggi terhadap bahaya anemia.

Hidayat, S.T., M.Eng., Dosen Pembimbing KKN Menyampaikan Antusiasme mereka dalam kegiatan tersebut tercermin dari interaksi aktif antara presentator dan audien. Presentator dengan sigap memberi pertanyaan kepada audien, dan audien dengan semangat menjawab. Siswa juga aktif bertanya kepada presentator, sehingga sosialisasi berjalan lancar.

Baca Juga: KKN-BBK di Lamongan, Pak Yes: Mahasiswa Unair Diharapkan Bisa Mengamalkan Slogan "Lamongan Megilan"

Kegiatan ini diharapkan dapat "Menambah pengetahuan warga sekolah, baik siswi maupun guru dan juga dapat memberikan motivasi untuk kedepannya agar dapat menerapkan pola hidup sehat," pungkasnya.

Tulisan: Azhar

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU