Dokter Tirta: TKN Prabowo-Gibran Terlalu Cepat Tanggapi Film Dirty Vote

author Eka Ratna Sari

- Pewarta

Selasa, 13 Feb 2024 08:45 WIB

Dokter Tirta: TKN Prabowo-Gibran Terlalu Cepat Tanggapi Film Dirty Vote

Jakarta (optika.id) - Film dokumenter Dirty Vote yang mengungkap dugaan kecurangan dalam Pilpres 2024 mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk dokter Tirta Mandhira Hudhi atau Dokter Tirta. Melalui akun X pribadinya, Dokter Tirta mengomentari respons Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang buru-buru menggelar jumpa pers untuk menanggapi film tersebut.

Menurut Dokter Tirta, langkah TKN Prabowo-Gibran itu terlalu cepat dan malah berisiko menaikkan popularitas film Dirty Vote. Ia mengatakan bahwa film yang ditayangkan gratis di YouTube itu sebenarnya tidak terlalu menarik perhatian publik, namun menjadi viral setelah TKN Prabowo-Gibran bereaksi.

Baca Juga: Penyusunan APBN 2025 Tak Libatkan KPK, Anggaran Makan Siang Gratis Tak Diawasi?

“Aslinya, film Dirty Vote ini tadi view di YouTube emang naik, tapi lambat. Begitu 02 press release, jumlah view filmnya justru bisa berpotensi meroket dan banyak yang mencari di Google atau medsos lainnya,” tulis Dokter Tirta, Minggu (11/2/2024).

Dokter Tirta juga menyebut bahwa film Dirty Vote tidak hanya menyoroti dugaan pelanggaran oleh salah satu paslon, melainkan juga mengkritik sistem pemilu secara keseluruhan. Ia mengaku heran dengan sikap TKN Prabowo-Gibran yang terburu-buru dalam menyikapi potensi masalah yang dapat mempengaruhi elektabilitas mereka.

“Biasanya kalau manajemen krisis gini, pasti dihold dulu satu sampai dua hari buat evaluasi dan nalisa bantahan. Ini cuma selisih hitungan jam trailer film tayang,” tambahnya.

Baca Juga: Rapat Pleno Rekapitulasi Nasional Pemilu 2024 Ditunda, Kenapa?

Dokter Tirta menyayangkan sikap TKN Prabowo-Gibran atas kemunculan film Dirty Vote tersebut. Ia mengkhawatirkan bahwa cara bersikap mereka malah berpotensi membuat elektabilitas mereka anjlok, karena pemilih mereka sendiri bisa jadi ragu setelah menonton film tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gegara TKN 02 press release, pemilih 02 sendiri juga bisa nonton sampai selesai. Yang belum yakin banget, malah bisa ragu milih loh abis nonton,” kata Tirta.

Baca Juga: Bawaslu Tangani 46 Kasus Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu 2024

Dokter Tirta menyarankan TKN Prabowo-Gibran untuk lebih bersabar dalam mengambil tindakan atas timbulnya suatu masalah. Ia berpendapat bahwa sebaiknya TKN Prabowo-Gibran menunda jumpa pers hingga setelah pemungutan suara.

“Kalau aku yang jadi timnya, aku akan sarankan press release dilakukan habis 14 Februari,” pungkasnya.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU