Prabowo: Bung Karno Milik Rakyat, PDIP Berikan Respon!

author Dani

- Pewarta

Jumat, 10 Mei 2024 23:09 WIB

Prabowo: Bung Karno Milik Rakyat, PDIP Berikan Respon!

Jakarta (optika.id) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merespons pernyataan Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang menyebut Bung Karno bukan milik satu partai tetapi seluruh rakyat Indonesia.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto berharap pernyataan tersebut bukan sebatas klaim pada identitas formal.

Baca Juga: Hasto: UU Kementerian Negara Tak Perlu Revisi

Sebab, menurutnya, yang terpenting adalah terwujudnya ide, pemikiran, cita-cita, gagasan, dan perjuangan Bung Karno untuk Indonesia yang lebih baik.

“Bung Karno milik rakyat, bangsa dan negara Indonesia serta seluruh warga bangsa-bangsa atau warga dunia yang merindukan perdamaian dengan bekerjanya nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan dalam sistem internasional,” kata Hasto dilansir dari KompasTV, Jumat (10/5/2024).

"Yang terpenting adalah bagaimana menjadikan ide, pemikiran, cita-cita dan gagasan serta perjuangan Bung Karno tersebut bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan serta membangun persaudaraan dunia."

"Itu hal yang paling fundamental, bukan klaim pada identitas formal.”

Hasto menambahkan, PDIP sebagai partai politik, memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Bung Karno. Bukan hanya karena aspek ideologis dan historis. Tetapi lebih dari itu.

Ia mengatakan akar PDIP adalah Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Bung Karno.

"PDI Perjuangan memiliki emotional bonding (ikatan emosional) dengan Bung Karno karena aspek ideologis, historis, dan juga kesesuaian terhadap arah masa depan bangsa sebagaimana digagas oleh Bung Karno,” ujar Hasto.

Baca Juga: PDIP Sebut Kantongi Beberapa Nama untuk Pilkada DKI Jakarta

“Jangan dilupakan juga bahwa secara historis, akar dari PDI Perjuangan itu adalah PNI yang didirikan Bung Karno.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Prabowo menyebut Presiden ke-1 RI Soekarno atau Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bukan satu partai.

Akan tetapi, Prabowo tak menyebutkan secara detail ihwal identitas partai politik (parpol) tersebut.

“Walaupun ada yang ngaku-ngaku kan selalu bahwa seolah Bung Karno milik satu partai, tidak, Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo saat menghadiri Rakornas PAN Pemenangan Pilkada Tahun 2024 di Jakarta, Kamis (9/5/2024).

Baca Juga: Megawati Masih Pantau Isu Presidential Club dari Prabowo Subianto

Awalnya, ia mengatakan bisa memenangi Pilpres 2024 karena didukung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). 

"Pertama-tama tentunya udah lah enggak usah malu-malu, Presiden Jokowi, ya, kan, apalagi? Benar enggak?" kata Prabowo, dikutip dari laporan jurnalis Kompas TV.

Dia juga menyebut dirinya mendapat dukungan dari presiden-presiden sebelumnya yaitu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Presiden ke-3 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, dan Presiden ke-2 RI Soeharto.

"Tapi saya juga didukung oleh Presiden ke-6, Pak SBY, itu juga terang-terangan, kan,. Jadi beliau (Gus Dur) dukung saya dari langit aku yakin, beliau di belakang saya. Saya kira mungkin Pak Harto dukung saya juga, ya," kata Prabowo.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU