Libur Natal, Jumlah Wisatawan di Kota Batu Malah Menurun

author angga kurnia putra

- Pewarta

Minggu, 26 Des 2021 12:16 WIB

Libur Natal, Jumlah Wisatawan di Kota Batu Malah Menurun

i

Libur Natal, Jumlah Wisatawan di Kota Batu Malah Menurun

Optika.id-Jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Kota Batu, Jawa Timur pada libur Natal 2021 dilaporkan mengalami penurunan jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

Direktur Utama Taman Rekreasi Selecta Kota Batu Sujud Hariadi, di Kota Batu, Sabtu (25/12/2021) mengatakan, pada libur Natal kali ini, jumlah wisatawan ke taman rekreasi itu tercatat sebanyak 2.100 wisatawan, lebih rendah dbanding minggu sebelumnya yang mencapai 4.250 orang.

Baca Juga: Ini Tips Cerdas Kelola Finansial Saat Libur Natal dan Tahun Baru

"Hingga siang ini, kunjungan tercatat baru 2.100 orang, sementara minggu lalu mendekati angka 5.000 orang. Malah turun, kita belum tahu bagaimana besok," kata Sujud.

Sujud menjelaskan, kunjungan wisatawan di Taman Rekreasi Selecta Kota Batu, pada minggu-minggu sebelum perayaan Natal tercatat sudah mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut terjadi pada periode 12-24 Desember 2021.

Tercatat, pada 12 Desember 2021, kunjungan wisatawan mencapai 3.900 orang yang didominasi oleh kunjungan kelompok yang menggunakan bus. Sementara pada hari-hari kerja, kunjungan berkisar antara 400 hingga 950 orang per hari.

Jumlah tersebut, masih berada jauh di bawah kuota maksimal yang diperbolehkan yakni sebanyak 7.500 orang per hari. Taman Rekreasi Selecta memiliki kapasitas maksimal 10 ribu orang dan saat ini diperbolehkan terisi maksimal 75 persen.

"Sebelum libur Natal, rombongan yang menggunakan bus itu banyak bisa lebih dari 30 bus per hari, terutama saat akhir pekan. Sementara untuk Natal dan tahun baru, kita banyak berhadap dari wisatawan yang bukan grup, tapi keluarga," katanya.

Ia menambahkan, penurunan jumlah wisatawan pada saat libur Natal tersebut, diperkirakan karena masyarakat saat ini lebih peduli terhadap kesehatan mereka, sehingga menghindari waktu-waktu libur nasional.

"Jadi sepertinya mereka justru menghindari hari-hari yang ramai, hari libur dihindari. Terutama untuk wistawan kelompok, itu banyak yang menhindari hari-hari yang ramai," katanya.

Ia memperkirakan kunjungan wisatawan ke wilayah Kota Batu tersebut tidak akan mengalami lonjakan yang sangat signifikan hingga akhir tahun nanti. Ia menilai, hal tersebut seiring dengan semakin pahamnya masyarakat untuk menerapkan prokes dan menghindari kerumunan.

Baca Juga: Jelang Nataru, BPOM Temukan Banyak Produk Pangan Ilegal, Kedaluwarsa dan Rusak

"Memang sesuai dengan prediksi kami, jadi sampai akhir tahun tidak akan meningkat signifikan. Sekarang memang berbeda, orang lebih peduli dengan kesehatan dan menghindari hari-hari yang ramai," katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sujud, yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu itu juga menambahkan, untuk wisatawan yang menginap di hotel pada wilayah tersebut, juga tidak terlalu ramai.

Menurutnya, saat ini banyak tamu-tamu hotel yang langsung memutuskan menginap secara langsung tanpa melakukan pemesanan terlebih dahulu. Ia menilai, para wisatawan itu melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menginap.

"Sekarang banyak tamu yang walk in guest. Jadi tamu itu datang, dan langsung menginap tanpa reservasi sebelumnya. Mereka melihat situasi terlebih dahulu, baru memutuskan untuk menginap." katanya.

Pada libur akhir tahun, pemeritah pusat akhirnya memutuskan untuk tidak menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia, melainkan hanya memberlakukan sejumlah pengetatan.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Tembus Ratusan, Dinkes DKI: Masih Terkendali

Penerapan PPKM pada akhir tahun, akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini dengan sejumlah pengetatan diantaranya memperkuat penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Reporter: Angga Kurnia Putra

Editor: Amrizal

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU