Luhut dan Firli Beda Pendapat Soal OTT KPK

author Haritsah

- Pewarta

Rabu, 28 Des 2022 21:39 WIB

Luhut dan Firli Beda Pendapat Soal OTT KPK

Optika.id - Luhut Binsar PandjaitanMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berselisih pendapat soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) para pelaku tindak pidana korupsi.

Baca Juga: Merasa Curiga, KPK Ancam Dokter RSUD Sidoarjo Barat Pidana Usai Halangi Pemeriksaan Muhdlor

Luhut tidak mau Indonesia dikenal sebagai negara yang sering OTT. terang Luhut,Padahal OTT tidak pernah dilakukan di negara-negara maju.

"Sebenarnya kita tak ingin negara kita masuk negara-negara yang OTT," kata Luhut dalam acara Green Port Awarding yang disiarkan di kanal YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Rabu (28/12/2022).

Luhut bahkan menilai OTT yang dilakukan KPK membuat citra Indonesia menjadi jelek. Ia lantas mendorong agar penerapan digitalisasi dimasifkan karena transparansi bisa membuat KPK tidak perlu lagi melakukan OTT.

"OTT-OTT itu kan enggak bagus sebenarnya, buat negeri ini jelek banget, tapi kalau kita digitalize siapa yang mau lawan kita," kata Luhut.

Konteks digitalisasi yang dimaksud Luhut adalah digitalisasi dalam pelaksanaan pemerintahan. Satu di antaranya integrasi 14 pelabuhan yang sudah menerapkan sistem digital.

Baca Juga: Muhdlor Ajukan Praperadilan, KPK Bersedia Hadapi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luhut pun menceritakan bahwa dirinya baru saja kembali dari Inggris dan berkesempatan menjelaskan empat pilar yang diterapkan Indonesia dalam mencegah korupsi saat diundang menjadi pembicara di salah satu stasiun televisi di sana.

"Saya baru dari London, semua orang puji kita sampai saya diundang live di Bloomberg TV. Saya jelaskan ada empat pilar Indonesia, efisiensi, kedua hilirisasi, ketiga dana desa, saya jelaskan untuk harga komoditi, dua pertama tadi itu kunci jadi kalau mau kita kerja dengan hati kita enggak mau maling aja masih bisa," terang Luhut.

Keinginan Luhut agar meniadakan OTT, tidak mendapat respons baik dari KPK. Ketua KPK Firli Bahuri justru meminta jajarannya tidak ragu menindak tegas koruptor termasuk dengan melakukan OTT.

Baca Juga: 14 Camat di Pemkab Probolinggo Diperiksa KPK, Ini Daftarnya

Firli menyatakan tugas lembaga antirasuah ke depan akan semakin berat sehingga diperlukan ketegasan dalam penegakan hukum.

"Mengingat tugas-tugas KPK di waktu-waktu yang akan datang akan semakin berat, maka saya juga memerintahkan kepada segenap insan KPK, jangan pernah ada keraguan untuk bertindak tegas melakukan tindakan penegakan hukum bagi pelaku korupsi. Termasuk tindakan tangkap tangan!" ucap Firli.

Editor : Pahlevi

Tag :

BERITA TERBARU