Guinness World Records Sebut Elon Musk Orang Dengan Kerugian Terbanyak!

author Apip Nash

- Pewarta

Rabu, 11 Jan 2023 13:09 WIB

Guinness World Records Sebut Elon Musk Orang Dengan Kerugian Terbanyak!

Optika.id - CEO Tesla Elon Musk kembali menjadi sorotan, usai diakui oleh Guinness World Records sebagai orang pertama yang kehilangan uang terbanyak sepanjang sejarah, yaitu Rp3.100 triliun dipublikasikan pada Jumat (6/1/2023).

Baca Juga: Kebijakan Anyar Threads, Terkait Politik dan Berita Terkini

Musk mendapat rekor dunia lantaran kerugian yang ia alami sekitar 182 miliar Dolar AS atau setara Rp 2.837 triliun sejak November 2021.

Tetapi, sumber lain memperlihatkan bahwa Musk sepertinya menelan kerugian hampir 200 miliar Dolar AS atau setara Rp 3.117 triliun. "Meskipun angka pastinya hampir tidak mungkin untuk dipastikan, total kerugian Musk jauh melampaui rekor sebelumnya sebesar $58,6 miliar (Rp 913 triliun)," tulis Guiness World Records dalam keterangan resminya, Rabu (11/1/2023).

"(Rekor sebelumnya) ditetapkan kepada investor teknologi Jepang Masayoshi Son pada tahun 2000," tambah badan tersebut.

Catatan Forbes menunjukkan bahwa Musk harus menelan pil pahit selama beberapa tahun ke belakang karena kekayaan bersihnya turun.

Kekayaan bersihnya turun sebesar 320 miliar Dolar AS atau setara Rp 4.988 triliun pada 2021. Kerugian yang Musk alami semakin meningkat pada 2023 menjadi Rp 2.151 triliun karena turunnya nilai saham Tesla.

Tak lagi jadi orang terkaya di dunia

Baca Juga: Dua Orang Terkaya di Dunia, Elon Musk dan Bernard Arnault Bertemu di Paris, Sebesar Apa Kekayaannya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekor dunia yang diberikan Guiness World Records sesuai dengan kenyataan bahwa Musk tak lagi bercokol di posisi teratas orang terkaya di dunia.

Dilansir dari Insider, posisinya digeser oleh Bernard Arnault, Direktur Utama LVMH dan perusahaan ini menaungi Louis Vuitton, Berluti, termasuk Celine. Ia mempunyai kekayaan bersih sebesar 190 miliar Dolar AS atau setara Rp 2,962 triliun.

Perlu diketahui bahwa Musk memiliki kekayaan bersih yang bergantung pada Tesla, perusahaan otomotif yang berfokus pada kendaraan listrik mewah. Namun, pundi-pundi uangnya terus tergerus lantaran saham perusahaan tersebut anjlok hingga 65 persen pada 2022.

Baca Juga: Terdaftar di Depkeu AS, Langkah Awal Elon Musk Jadikan Twitter Aplikasi Jual Beli

Turunnya harga saham Tesla juga diperparah dengan pembelian Twitter seharga Rp 685 triliun oleh Musk pada Oktober 2022. Hal tersebut disebabkan oleh kepemimpinan dan pengambilalihan Twitter oleh Musk yang penuh drama dan kontroversi.

Meski begitu, Tesla yang didirikan olehnya masih berstatus sebagai perusahaan otomotif yang berharga di dunia. Kapitalisasi pasar Tesla lebih besar dari Toyota sebesar 100 miliar Dolar AS atau setara Rp 1.558 triliun.

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU