Optika.id - Pernahkah di antara kalian terlalu fokus dalam mengerjakan tugas atau suatu pekerjaan? Ketika kalian fokus dalam mengerjakan berbagai tugas tersebut, tentunya kalian merasa bahwa waktu seakan berlalu begitu cepat. Bahkan, kalian akan terkejut ketika mampu menyelesaikan tugas yang sama baik dalam beban maupun tingkat kesulitannya. Mengapa demikian?
Hal tersebut merupakan representasi dari keadaan psikologis positif yang dikenal dengan keadaan aliran atau flow state. Kendati konsep tersebut sulit dipahami, namun banyak orang yang penasaran apakah flow state bisa diterapkan setiap hari dalam dunia pekerjaan dan tugas sehari-hari?
Baca Juga: Pro Kontra Cari Rekam Jejak Pekerja di Media Sosial, Etis atau Tidak?
Mengutip dari laman Healthnews, Selasa (14/11/2023), Psikolog asal Hungaria, Mihaly Csikszentmihalyi memperkenalkan sebuah konsep yang menggambarkan pengalaman di mana seseorang merasa sangat terlibat serta fokus dalam suatu aktivitas hingga lupa terhadap ruang dan waktu. Konsep tersebut diberi nama konsep flow state.
Mihaly menjelaskan, setiap orang bisa merasakan pengalaman flow yang berbeda-beda. Misalnya, seseorang dengan tipe kepribadian autotelic atau mereka yang melakukan aktivitas hanya karena kesenangan tanpa alasan eksternal, cenderung lebih sering mengalami keadaan flow.
Sebaliknya, apabila seseorang sering merasa khawatir, maka kemungkinan mereka akan kesulitan untuk mencapai keadaan flow tadi. Pasalnya, kecemasan dan keraguan yang sering terkait dengan sifat neurotis yang bisa menghambat terjadinya flow state. Alhasil, rasa khawatir sendiri bisa dengan mudah memecah fokus seseorang.
Baca Juga: Beragam Alasan Mengapa Mahasiswa Memilih Mengakhiri Hidup, Kampus Bisa Apa?
Terapkan Flow State Di Tempat Kerja
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Flow state boleh dikatakan dapat diciptakan oleh diri sendiri di lingkungan kerja. Namun, cara sederhana bisa dimulai dengan mendahulukan pekerjaan atau tugas yang bisa dinikmati. Walaupun pola ini belum tentu 100% akan berhasil dalam membentuk flow state, namun akan memperbesar kemungkinannya.
Apabila pekerjaan terasa sulit, maka pecah tugas besar menjadi tugas-tugas yang lebih kecil agar membuat pekerjaan tersebut lebih mudah untuk dilakukan. Cobalah untuk fokus dengan cara menghilangkan gangguan yang ada di sekitar seperti mematikan ponsel serta mengurangi interaksi dengan rekan kerja.
Baca Juga: Berbagai Faktor Bisa Buat Orang Bunuh Diri, Segera Dampingi Orang Terkasih!
Sementara itu, hal terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan cara selalu mencari masukan dari orang lain untuk mengembangkan keterampilannya.
Namun, yang perlu diketahui adalah kesempurnaan sebuah pekerjaan adalah ketika seseorang bisa merayakan setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut. Hal ini menjadi bagian tak terpisahkan yang memungkinkan Anda terus termotivasi. Motivasi yang bagus, mendorong terciptanya flow state.
Editor : Pahlevi